+62838-9177-9928

Di Indonesia pakaian jenis ini biasa kita sebut dengan Polo Shirt, Kaos Polo, Kaos berkerah atau kaos wangky. Pakaian polo shirt memiliki bentuk yang menyerupai huruf T dengan memakai kerah dan biasanya memiliki 2-3 kancing pada bagian dada atau tepat dibaha kerah bagian depan. Karena jika tanpa kerah kita akan menyebutnya dengan T-Shirt saja atau kaos. Bahan yang digunakan untuk membuat kaos polos biasanya adalah jenis bahan cotton pique, cotton combed dan cotton carded.

Nama dari POLO Shirt ini diambil dari sebuah nama olahraga “polo” yang dimainkan oleh sebuah tim yang permainannya mirip seperti sepakbola, tetapi bedanya di olah raga ini adalah seorang pemainnya harus menggunakan kuda sebagai kendaraan untuk mengejar dan mencetak gol ke gawang lawan.

Kata polo dimulai ketika para pemain olahraga polo. Sebuah olahraga permainan beregu mirip sepak bola, dimana satu tim beregu menggunakan kuda sebagai ‘kendaraan’ dan membawa palu bergagang panjang yang digunakan untuk memukul bola putih kecil dan mencetak gol ke gawang lawan. Kala itu para pemain olahraga polo ini menggunakan kemeja yang memiliki bagian lengan panjang serta kancing kerah, serta terbuat dari bahan yang bernama Oxford-cloth. Ciri khas kemeja berkerah ini lah kemudian yang menjadi ciri khas kaos polo, apalagi setelah salah satu pedagang kelontong dan seorang pemain polo asal Argentina memproduksi pakaian jenis kaos kerah ini dengan membordir logo pemain polo di bagian dada disetiap kaos kerah tersebut.

Leave a comment