fbpx

Ramadhan atau Ramadan?

Penasaran, dengan tulisan “Ramadan atau ramadhan” mana yang lebih tepat?

Mari kita simak penjelasannya :

Dalam menyambut kedatangan bulan ramadan ini tentunya banyak sekali ucapan permohonan maaf ataupun ucapan menyambut bulan ramadan. Misalnya saja, selamat datang bulan suci “ramadhan” 1441 hijriah, atau marhaban ya “ramadhan”. Memang orang-orang lebih akrab menuliskan dengan kata “ramadhan”, menggunakan tambahan huruf “h” setelah huruf “d”. Lalu bagaimana penulisan ramadan yang lebih tepat?

Gambar via Solopos.com

Pada tahun ini puasa ramadan 1441 hijriah bertepatan pada tanggal 24 April 2020, tepatnya di hari Jumat. Bulan ramadan adalah bulan yang sangat ditunggu kedatangannya oleh umat islam di dunia. Bulan ini adalah bulan yang penuh berkah dan kesempatan bagi umat muslim untuk berpuasa dan mencari amal kebaikan.

Screenshoot video yotube pertamina

Berbicara mengenai kata ramadan, banyak orang masih sering mempertanyakan mana yang tepat untuk kata tersebut. Di dalam Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia kata Ramadhan tidak ditemukan, sedangkan Ramadan muncul penjelasan dan artiannya di Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia tersebut , Maka dapat disimpulkan bahwa penulisan yang tepat adalah tanpa huruf H pada kata yang tepat, yaitu RAMADAN.

Lalu mengapa masih banyak orang yang menuliskan kata “ramadhan”, jika di dalam KBBI sudah terdapat kata baku yang benar sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia? Hal itu disebabkan oleh banyaknya pendapat yang mengatakan bahwa kata “ramadan” tidak sesuai dengan makna yang sebenarnya.

Berikut adalah alasan mengapa pada KBBI, penulisannya adalah ramadan?
Penulisan dalam bahasa Indonesia memiliki kaidah tertentu. Dalam ejaan bahasa Arab, memang terdapat gabungan konsonan, seperti “dh”, “gh”, “sh” dan lainnya. Namun, dalam bahasa Indonesia tidak terdapat aturan konsonan yang digabung menjadi “dh”, “gh”, “sh” dan sebagainya. Jadi, penulisan yang tepat adalah “ramadan”.

Penentuan penulisan ini tidak sembarangan, teman MallO. Para ahli bahasa dan alih bahasa punya banyak pertimbangan untuk menentukan kata baku bahasa Indonesia.

Tetapi kata Ramadhan ini memang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Terlebih lagi, penduduk Indonesia paling besar adalah memang beragam Islam. Bahasa Indonesia dalam perkembangannya mengakomodasi kata-kata dari banyak bahasa: Arab, Belanda, Inggris, Latin, Prancis, Sanskerta, Spanyol, Tionghoa, Yunani dan lain-lain. Dalam bidang agama, ratusan kata berasal dari Bahasa Arab, termasuk salah satunya kata Ramadhan yang sedang kita bicarakan. Kata-kata dalam Bahasa Indonesia yang ada hubungannya dengan bahasa negara lain, sangat dimungkinkan muncul gagasan, konsep, atau barang baru yang datang dari luar budaya negara itu.

Untuk penjelasan ini sebelumnya sudah diliput oleh kompas Tv yang bisa kamu simak pada video berikut:

Setelah kita mengetahui bagaimana penulisan kata baku “ramadan” yang benar, alangkah baiknya kita harus membiasakan untuk menulisnya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Hal yang lebih penting adalah bahwa kaidah bahasa Indonesia harus ditaati, untuk meminimalisir kesalahan dalam penulisan kata baku yang baik dan benar.
Jadi kamu mau pakai yang mana nih teman MallO? Disesuaikan saja berdasarkan relevansinya (kebenarannya) ya 🙂

1

Leave a comment

WhatsApp WhatsApp us